Entah apa yang saya dan anda pikirkanmengenai judul diatas, sementara di luar sana sedang riuh, gegap gempita berebut tiket nonton bola.
Dan solusi mana yang tepat untuk memecahkan soal itu, tapi ada pendapat dari teman saya yang tukang parkir, yang kerjanya tiap hari nyobek’i tiket parkir, dia bilang, “Puluhan tahun saya ngurusi tiket, ndak ada yang kompllin atau protes, mungkin saya orang yang tepat.”
Bowo yang kerjanya sebagai kasir Bank nggak mau kalah, “Saya tiap hari megang dan ngurus uang, ndak pernah korupsi, sering setor sana setor sini, selama ini aman, kalaupun korupsi paling boss saya, mungkin saya lebih tepat ngurusi tiket.”
Lain lagi temen saya yang jadi makelar gula, “Saya lebih berpengalaman, saya bisa mencari semurah-murahnya, dan menjual semahal-mahalnya, saya bisa membantu orang yang butuh gula sekaligus yang menjualnya, meski penjual dan pembeli sama-sama berisiko sakit gula akibat ulah saya, toh hukum tak pernah mempersoalkannya.”
Wakakakakakakaka; dari semua yang sanggup saya terpana dengan teman saya yang broker gula….
